Karang Taruna Ponorogo Gelar Lomba Mewarnai, Libatkan 1.700 Peserta untuk Dukung Tumbuh Kembang Generasi Muda

PONOROGO Kids Festival tercatat sebagai lomba mewarnai yang masif. Bagaimana tidak? Sebanyak 1.700 peserta ambil bagian dalam event gelaran Karang Taruna Ponorogo yang berlangsung pada Sabtu (25/1/2026). Tak urung, peserta yang teridiri anak-anak TK dan PAUD berpasangan dengan ibu atau ayahnya itu memenuhi Pendopo Agung Pemkab Ponorogo hingga meluber ke halaman.
Menurut Suprayitno, ketua panitia Ponorogo Kids Festival, lomba mewarnai itu bentuk kepedulian Karang Taruna Ponorogo dalam mendukung pencegahan stunting. Pun, tema yang diipilih adalah “Anak Sehat, Ibu Cerdas, Ponorogo Hebat.” “Divisi kesehatan Karang taruna Ponorogo yang menginisiasi kegiatan ini,” kata Suprayitno sembari panitia mendapat dukungan dari PT Dexa Medica, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.
Dia menekankan bahwa tujuan eventnya bukanlah semata kompetisi untuk mencari siapa pemenangm Namun, memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan kepercayaan diri. “Bukan soal siapa yang menang atau kalah. Kami lebih menekankan pada kreativitas anak-anak,” jelasnya.

Suprayitno mengklaim Ponorogo Kids Festival menjadi event besar pertama Karang Taruna Ponoroho pada 2026. Pihaknya berharap lebih banyak kegiatan positif yang mampu menumbuhkan kepekaan sosial, kepedulian lingkungan, serta kemampuan anak untuk berkreasi dan berkarya. “Semakin sering ada event yang melibatkan anak-anak akan semakin bagus,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Ponorogo Sayid Asfari menegaskan bahwa Ponorogo Kids Festival merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial organisasi dalam pencegahan stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Melalui lomba mewarnai, anak-anak dapat mengembangkan kreativitas tanpa batas dengan mengusung pesan pola hidup sehat. “Karang taruna juga punya tugas dan tanggung jawab untuk mencegah stunting. Ketika anak sehat dan ibu sehat, maka generasi yang lahir adalah generasi cerdas yang tumbuh maksimal,” tegas Sayid.
Dia berharap tema semangat hidup sehat dapat tertamam kepada peserta yang akhirnya menyebar ke khalayak luas. “Menjadi motivasi serta menumbuhkan kesadaran dan komitmen sehingga tercapai keseimbangan fisik, mental, sosial,” ujarnya.